Miris,sedih hati ini melihat saudara kita di Palestina yang mana mereka masih terus berjuang dan terus berjuang mempertahankan tanah negara mereka agar tidak diambil alih oleh tentara Zionis Israel. Siapa yang tidak tau mengenai tragedi ini, tragedi ini yang mana sudah berlangsung bertahun-tahun lamanya.
Jum'at yang lalu, Masjid Al-Aqsha akan di tutup oleh tentara Zionis Israel. Maunya mereka apa? mereka sudah membunuh ratusan,ribuan warga palestina, mengambil wilayah mereka,sekarang mau menutup Masjid Al-Aqsha yang mana merupakan masjid seluruh Umat Muslim di Dunia. Bagaimana hati kami seorang muslim tidak tergerak ketika mendengar berita tersebut. Ya,sontak kaget lah dan tidak langsung berdiam diri. Kemudian,Jum'at lalu kami melakukan "Aksi Solidaritas Umat Islam untuk Masjid Al-Aqsha". Mereka berencana melaarang untuk Shalat Jum'at di Al-Aqsha dan ini pertama kalinya. Mereka blokade dengan sistem pemeriksaan Electric Gate (kurang tau pasti,saya hanya membaca) di akses masuk.
kejadian kemarin di sana, dari yang gue baca tentara Zionis Israel
menembak Imam Masjid Al-Aqsha ketika shalat um'at (Innalillahi wa
innailahi raji'un,semoga mati syahid). Tak hanya itu, warga sipil juga
banyak yang tertembak mati oleh tentara Zionis Israel. Yang membuat gue
lebih sedih, anak kecil,dan bayi pun menjadi sasaran tentara Zionis
Israel,entah itu di tembak,dipukul,di tendang,menggunakan bom dan
semacamnya. Padahal anak kecil dan bayi tersebut tidak memiliki dosa
apa-apa,apa salah mereka? Mati mereka merupakan mati di jalan Allah swt.
dan merupakan mati syahid
Indonesia melakukan aksi Solidaritas di beberapa daerah, di Bandung kemarin dilakukan di depan Gedung Sate. Umat muslim turun ke jalan,dan mulai menyuarakan untuk membebaskan umat muslim di Palestina,untuk menolak penutupas Masjid Al-Aqsha. Subhanallah,salut gue sama Masyarakat kita,umat muslim tentunya,antusias mereka tinggi. (sayangnya,gue kemarin ga bisa ikutan. padahal pengen banget,cuman kemarin ada kecelakaan kecil pada kaki saya,jadi tidak bisa kemana-mana). Dalam aksi kemarin,masyarakat berharap Presiden Joko Widodo turut memperjuangkan kondisi umat islam di Palestina dalam pidato kenegaraan yang mengutuk penutupan Masjid Al-Aqsha.
Selain itu, kita juga bisa melakukan aksi lainnya misalnya aksi dana. Dengan kita mensedekahkan sebagian harta kita untuk membantu mereka sangatlah berarti bagi mereka. Walaupun tidak bisa membantu secara fisik,tapi dana sangat membantu mereka nantinya. Dan tak lupa kta terus mendoakan untuk saudara-saudara kita disana. Mereka di sana hanya ada 2 kemungkinan,yakni hidup atau mati. Masih untung kita disini aman,damai,tentram, Tapi mereka? mereka tidak memikirkannya lagi,anak kecil pun harus sudah belajar membawa senjata.
Marilah kita semua selaku Umat Muslim, mendoakan untuk saudara-saudara kita di sana di setiap sholat kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar